
Teknik Pengelasan adalah salah satu kompetensi keahlian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mempelajari teknik menyambung logam menggunakan panas, tekanan, atau kombinasi keduanya, sehingga menghasilkan sambungan yang kuat, aman, dan sesuai standar industri.
Dalam jurusan ini, siswa tidak hanya belajar melakukan pengelasan, tetapi juga memahami material, peralatan las, gambar teknik, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pemeriksaan hasil las, serta teknologi pengelasan yang digunakan di dunia industri.
Materi yang dipelajari
Beberapa kompetensi yang umumnya dipelajari antara lain:
1. Dasar-dasar Pengelasan
- Prinsip dan proses pengelasan
- Jenis-jenis sambungan
- Karakteristik material logam
2. Teknik pengelasan SMAW
- Pengelasan menggunakan elektroda
- Pengaturan arus dan posisi pengelasan
- Teknik pengelasan berbagai jenis sambungan
3. Teknik MIG/MAG
- Pengelasan menggunakan kawat elektroda
- Pengaturan gas pelindung
- Pengoperasian mesin MIG/MAG
4. Teknik TIG
- Pengelasan menggunakan elektroda tungsten
- Pengelasan material seperti baja tahan karat dan aluminium
5. Gambar teknik
- Membaca gambar kerja
- Simbol-simbol pengelasan
- Membuat gambar dan rancangan sederhana
6. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
- Penggunaan APD
- Keselamatan penggunaan mesin las
- Pencegahan kebakaran dan kecelakaan kerja
7. Pemeriksaan dan pengujian hasil las
- Pemeriksaan visual
- Mengidentifikasi cacat las
- Pengujian kualitas sambungan
Kompetensi keahlian teknik Las dibuka tahun pembelajaran 1998/ 1999 hingga kini telah banyak menghasilkan tamatan yang telah bekerja diberbagai industri dan badan usaha lainnya. Tamatan kompetensi keahlian teknik Las, kompeten dibidang Pengelasan.
Program study ini adalah salah satu dari kompetensi keahlian teknik mesin, dan mulai tahun pelajaran 2010/2011 dalam system manajemen dikelola sebagai program study keahlian, dengan harapan dengan pengelolaan mandiri paket keahlian. Peningkatan status kompetensi keahlian ini, ditujukan untuk peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan pengembangan teknik pengelasan, karena perhatian akan lebih terfokus untuk mengembangkan kualitas. Secara umum dalam pendidikan siswa teknik las mempelajari tentang las busur manual, las oxy acetylen, las TIG (Tungsten Inner Gas). Las MIG (Metal Inner Gas) yang mencakup persiapan pengelasan sampai pemeriksaan hasil las.
Intinya, Teknik Pengelasan membentuk siswa menjadi tenaga terampil yang mampu mengolah dan menyambung berbagai jenis logam dengan teknik yang tepat, aman, presisi, dan sesuai kebutuhan dunia industri.